Ramadhan‎ > ‎

Masjid Jawa di Bangkok, Aroma Indonesia di Negeri Gajah Putih

posted Aug 14, 2011, 11:09 PM by ahmad fauzi
JAKARTA - Meskipun sebagian besar penduduk Negeri Gajah Putih beragama Budha, bukan berarti tak ada komunitas Muslim di sana. Beberapa komunitas Muslim ini pun bertalian dengan Indonesia. Jika Anda sedang berada di Bangkok, sempatkanlah untuk berkunjung ke Masjid Jawa yang terletak di Sathorn District.

Untuk menuju tempat tersebut, Anda bisa menggunakan BTS ke Surasak dan bertanya pada penduduk sekitar lokasi surau (masjid). Masjid Jawa ini berada di Kampung Jawa. Meski namanya Kampung Jawa, namun sudah tidak banyak penduduk di sana yang bisa berbahasa Jawa.

"Dulu saya bisa bahasa Jawa, sekarang sudah lupa," tutur Ibu Asmi dalam bahasa Indonesia kepada mahasiswi asal Indonesia, Ria Permana Sari, yang tengah ngabuburit di sana pekan lalu.

Asmi dahulu tinggal di Kampung Jawa, namun kini menetap di Ramkaheng. Ayah ibu Asmi berasal dari Jawa, sementara ibunya dari Singapura. Beliau tidak tahu pasti di daerah mana tepatnya Ayahnya berasal. Asal usul kampung Jawa tidak bisa dilepaskan dari perang dunia II dimana banyak orang Jawa yang dijadikan romusha oleh Jepang dan dikirim ke luar pulau atau bahkan ke negara lain (termasuk Thailand).

Ria menuturkan, tidak jauh dari Masjid Jawa, terdapat pekuburan Muslim dan juga madrasah untuk belajar mengaji. Di dalam masjid terdapat bedug, namun karena sudah ada pengeras suara, bedug tersebut tidak dipergunakan lagi.

Sambil menunggu adzan maghrib, tidak ada salahnya ngabuburit di Kampung Jawa. Di sepanjang jalan terdapat banyak penjual makanan halal, dan Anda pun bisa berbuka puasa di Masjid Jawa. Setelah berbuka, ada salat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam.

Secara bergiliran, sambung Ria, masyarakat di sana menyediakan hidangan buka puasa tak ubahnya di Indonesia. Uniknya, semua makanan dihidangkan disajikan dalam 1 nampan besar untuk 1 meja yang berisi 4 orang, sehingga terasa sekali kebersamaannya.
Comments